Tanggal: 23-02-2012 / Waktu: 10:23:26 WIB(+7 GMT)



Artikel Kategori : internet

Tips untuk memilih hosting website


Website-website penyedia jasa hosting semakin marak sekarang ini, apalagi dengan sistem reseller dimana akan semakin memperluas penjualan dengan kerjasama pihak ketiga maka persaingan antara 1 webhosting dengan webhosting lainnya semakin banyak, semakin gencar pula promosi-promosinya.

Berikut beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan sebelum Anda memutuskan sebuah jasa hosting

1. Fitur
Seringkali sebuah hosting menawarkan fitur serba unlimited, serba unmetered, padahal ketahuilah space harddisk tidak ada yang unlimited apalagi harddisk khusus server harganya bisa berkali-kali lipat dengan harddisk komputer desktop walaupun mempunyai kapasitas yang sama, yang ada hanya penyewa tidak tau berapa tepatnya kapasitas harddisk yang ditawarkan.
Berhati-hatilah juga dengan fitur serba minim walau dengan harga yang juga minim (murah) karena jika Anda sudah membutuhkan lebih dari yang ada maka mau tidak mau Anda harus mencari hosting lainnya.

Terkadang sebuah hosting tidak menampilkan secara jelas fitur dan spek dari paket yang ditawarkannya, jadi Anda pun harus hati-hati karena membeli kucing dalam karung lebih sering membuat Anda kecewa daripada membuat Anda puas.

2. Harga
Pepatah lama mengatakan "harga tidak pernah bohong" dan "ada harga ada kualitas". Pepatah tersebut lebih sering benar daripada salahnya.
Ya kecuali website itu menjual hosting murahannya dengan harga yang mahal.
Saya pengalaman tahun ini membeli paket hosting murah dengan space dan fitur yang wah. Tapi sayang baru beberapa hari server tidak bisa diakses dan harus mengontak sana-sini agar saya bisa mengakses kembali server itu, bahkan sampai sekarang servernya masih bermasalah.
Pernah juga menyewa mahal untuk sebuah hosting yang mempunyai fitur dan spek yang rendah

3. Proses konfirmasi dan pembayaran cepat
Seharusnya sebuah organiasasi yang modern sudah memiliki sistem tersistematis agar segala pekerjaan menjadi mudah, jika sebuah webhosting mempersulit proses konfirmasi pembayaran dan aktivasinya berjalan lambat maka periode berikutnya sebaiknya Anda pindah ke hosting lainnya.
Saya juga pengalaman dalam hal ini, dimana sebuah webhosting mengharuskan scan bukti pembayaran transfer rekening untuk konfirmasi ke mereka, kalau saya punya scanner memang tidak masalah tapi kalau saya tidak punya berarti saya harus berjalan-jalan sore mengunjungi warnet cuma buat nge-scan.
Hosting lainnya malah mengharuskan penyewa untuk menuliskan nomor invoice di kolom berita slip setoran bank, yang berarti penyewa harus merogok kocek lagi sebesar 5ribu untuk mengisi kolom berita itu dan setelahnya masih harus mengkonfirmasi dan menunggu sehari padahal sudah jelas ada nomor invoice di slip setorannya yang berarti seharusnya mereka sudah bisa mengetahuinya begitu mereka mengecek rekening mereka.

Tapi diantara 2 pengalaman jelak diatas saya juga punya pengalaman bagus dengan 1 hosting, mereka menggunakan 3 kode unik yang dipakai untuk identifikasi pembayaran konsumen jadi dengan menyebutkan jumlah nominal tagihan saya mereka sudah bisa tau siapa yang membayar.

4. Pelayanan konsumen
Sebuah webhosting akan dengan sabar menyapa dan meladeni segala pertanyaan dari calon penyewa hostingnya, tapi begitu si penyewa sudah mendapatkan hostingnya dan mengalami masalah, si webhosting sudah tidak mau tau lagi bahkan mau di kontak beberapa kalipun sudah tidak dijawab-jawab lagi.
Jika Anda mengalami hal seperti diatas maka sebaiknya periode berikutnya Anda mencari hosting ditempat lain saja. Karena cepat atau lambat webhosting tersebut akan segera bangkrut karena para penyewanya akan kesal dan pindah ke webhosting lainnya.

point 4 ini paling penting karena pelayanan purna jual adalah pelayanan after sales agar penyewa betah dan bisa bertahan selama mungkin di webhosting tersebut jika penyewa diabaikan begitu saja, penyewa pasti lebih iklas kehilangan uangnya daripada kehilangan kesabarannya.

5. Jaminan
Memang tidak ada yang bisa memastikan jaminan ini berlaku atau tidak.
Jaminan uptime selalu diumbar-umbar para perusahaan webhosting, jaminan garansi uang kembali jika penyewa tidak puas.
Point ini relatif bagaimana Anda menilainya sendiri.

6. Reseller
Sebenarnya maksud dan tujuan diadakannya reseller agar pangsa pasar webhosting yang bersangkutan bisa luas tanpa harus repot-repot promosi sendiri. Tapi walaupun begitu banyak penyewa yang tidak mau mengambil hosting dari reseller karena beberapa hal :

  • reseller adalah klien/penyewa dari webhosting juga
  • reseller tidak punya hak akses langsung ke server atau ke root
  • Kalau ada masalah yang berhubungan dengan server dan hosting maka reseller cuma bisa menanganinya secara terbatas
  • jika ada masalah yang rumit maka proses komplain akan lebih lama karena harus melewati 2 pihak (reseller baru ke master hostingnya)
Tapi meskipun begitu terkadang reseller bisa memberikan hosting dengan fitur serupa dengan webhosting masternya dan dengan harga yang lebih murah, karena reseller dengan webhosting masternya sendiri sebenarnya saingan dalam menarik perhatian penyewa.

7. Lokasi server
Terakhir ini merupakan faktor paling penting dalam menentukan hosting yang mau disewa.
Sering sekali saya mengunjungi beberapa website komunitas ditanah air, yang mengecewakan adalah waktu aksesnya yang sangat lambat karena mereka menggunakan server yang di tempatkan di luarnegeri (US kebanyakan), padahal mereka tau bahwa target pengunjung website mereka adalah anggota komunitas dan warga yang tinggal di tanah air bukan orang bule di luarnegeri sana.

Memang harga sewa hosting IIX (Indonesia Internet eXchange) lebih mahal dibanding harga sewa untuk hosting di luarnegeri.
Belum lagi banyak batasan-batasan yang dibuat sehingga masyarakat kita lebih nyaman menyewa hosting diluarnegeri.

Dengan server IIX ini pengunjung dari dalam negeri akan lebih cepat mengakses website kita, bahkan sama sekali tidak terpengaruh keadaan backbone internet diluarnegeri, jadi meskipun taiwan di guncang gempa lagi seperti pada tahun 2007 lalu, website yang di hostind di server IIX tetap lancar jaya di akses. Dan pengunjung dari luarnegeri pun masih tetap bisa mengakses website kita, terbukti banyaknya spam yang bertandang ke website saya ini yang dihsoting di server IIX.

Saya bangga sekali dengan orang-orang Jepang (meskipun saya bukan orang Jepang) mereka sangat-sangat menghargai dengan apa yang negara mereka miliki, kalau mereka membuat website lebih suka menggunakan domain berakhiran .jp dan hostingnya pun mereka menggunakan server yang ada di Jepang
Satu dari banyak hal yang pantas ditiru dari negeri sakura ini.

======================================================================
Dari 7 point diatas saya sudah mengalaminya semua, dan jika saya bisa bilang semua poin diatas tidak ada yang memuaskan, semuanya serba mengecewakan tapi jika kita bisa mengakalinya dengan mencari tau tentang permasalahan yang kita hadapi maka sedikitnya kita bisa mengatasi hal






Komentar Artikel ini ?

Belum ada komentar



-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
share facebook share twitter
google Join my Google+
Tulis Komentar

---
Terima kasih!



MISC WEBSITE

RANKING ALEXA


GOOGLE PAGERANK
pagerank evancode.com

RADIO Streaming




CHAT


Blog dan web

evancode




DATA PENGUNJUNG

Informasi Pengunjung:
Sistem Browser
CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html)

IP Anda
38.107.179.227

Proxy
38.107.179.227

Your Country